GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}

Pasca Musim Kemarau Panjang di Jawa Barat, Hanya Kabupaten Ini yang Sawahnya Tidak Mengalami Puso

Pasca Musim Kemarau Panjang di Jawa Barat, Hanya Kabupaten Ini yang Sawahnya Tidak Mengalami Puso

Pasca Musim Kemarau Panjang di Jawa Barat, Hanya Kabupaten Ini yang Sawahnya Tidak Mengalami Puso Dampak kekeringah yang melanda K…

Pasca Musim Kemarau Panjang di Jawa Barat, Hanya Kabupaten Ini yang Sawahnya Tidak Mengalami Puso

Pasca Musim Kemarau Panjang di Jawa Barat, Hanya Kabupaten Ini yang Sawahnya Tidak Mengalami Puso

Dampak kekeringah yang melanda Kabupaten Karawang tidak separah beberapa kabupaten lainnya, sehingga tidak terjadi puso.

Pasca Musim Kemarau Panjang di Jawa Barat, Hanya Kabupaten Ini yang Sawahnya Tidak Mengalami PusoTribun Jabar/ Seli Andina MirantiIlustrasi sawah

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Theofilus Richard

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG â€" Saat musim kemarau, puso atau gagal panen terjadi di beberapa area sawah di beberapa kabupaten di Jawa Barat.

Tetapi, hanya Kabupaten Karawang saja yang tidak terkena puso.

T otal lahan pertanian di Kabupaten Karawang adalah sekira 80 ribu hektare.


Hal itu disampaikan Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Jawa Barat, Hendi Jatnika, ketika ditemui Tribun Jabar di Kantor Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Jawa Barat, Rabu (24/10/2018)

“Karawang puso tidak ada, tidak terlaporkan fuso. Saya konfirmasi ke kadisnya (Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Karawang), katanya enggak ada,” ujarnya.

Menurut Hendi Jatnika, Kabupaten Karawang tidak puso karena keaktifan Pemkab Karawang dan petani yang kooperatif.

“Karawang itu pemdanya aktif perbaikan jaringan irigrasi, petani lebih nurut, tidak maksa. Kata petugas jangan tanam, (petanit) ikutan tidak tanam,” kata Hendy.

• Moeldoko Minta Kasus Novel Baswedan Tak Dibawa ke Presiden, Pegawai KPK Beri Kritikan Tajam

Meski begitu, kata Hendi, Kabupaten Karawang bukannya tidak terdampak sama sekali.

Halaman se lanjutnya 12
Penulis: Theofilus Richard Editor: Seli Andina Miranti Sumber: Tribun Jabar Ikuti kami di Video PilihanSumber: Berita Jawa Barat

No comments