Waspada, di Jawa Barat Banyak Bangunan Tidak Tahan Gempa, Tak Ikuti Kaidah Bangunan Tahan Gempa | Liputan 24 Jawa Barat
www.AlvinAdam.com

Gratis Berlangganan

Tuliskan Alamat Email Anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

Waspada, di Jawa Barat Banyak Bangunan Tidak Tahan Gempa, Tak Ikuti Kaidah Bangunan Tahan Gempa

Posted by On 2:30 PM

Waspada, di Jawa Barat Banyak Bangunan Tidak Tahan Gempa, Tak Ikuti Kaidah Bangunan Tahan Gempa

Waspada, di Jawa Barat Banyak Bangunan Tidak Tahan Gempa, Tak Ikuti Kaidah Bangunan Tahan Gempa

Informasi atau pengetahuan mengenai bagaimana membangun rumah yang tahan gempa, belum tersampaikan dengan baik kepada masyarakat.

Waspada, di Jawa Barat Banyak Bangunan Tidak Tahan Gempa, Tak Ikuti Kaidah Bangunan Tahan GempaTwitter @Sutopo_PNKorban Gempa Lombok yang Tertimpa Bangunan Masjid Mulai Dievakuasi Menggunakan Alat Berat

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Yongky Yuliu

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Pakar Rekayasa Struktur, Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan, Institut Teknologi Bandung (ITB) Prof Ir Iswandi Imran MASc PhD mengatakan, di Jawa Barat termasuk Kota Bandung, kondisi bangunan bervariasi. Ada yang sudah memenuhi kaidah bangunan tahan gempa, ada juga yang belum.

Seperti diketahui, gempa bumi Lombok banyak membuat bangunan rusak. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Badan Geologi, menyebut, banyaknya bangunan rusak lantaran tak mengikuti kaidah bangunan tahan gempa.

"Ada yang sesuai dengan kaidah, ada yang belum. Secara umum menurut saya bervariasi," kata Iswandi saat dihubungi Tribun Jabar melalui sambungan telepon, Senin (6/8/2018).

รข€¢ Tak Akui Percakapan Telepon, Kadis PUPR KBB dan Bendaharanya Terancam Pasal Sumpah Palsu

Masih adanya bangunan yang tak tahan gempa, lanjutnya, lantaran informasi atau pengetahuan mengenai bagaimana membangun rumah yang tahan gempa, belum tersampaikan dengan baik kepada masyarakat. Sementara, saat ini, masyarakat banyak membangun rumah sendiri tanpa adanya pengetahuan tersebut.

Dia menjelaskan, bangunan tahan gempa sebenarnya sudah diatur dalam kaidah dari pemerintah melalui Kementrian PUPR.

"(Karena masyarakat membangun sendiri tanpa pengetahuan) maka kualitas dan sistem bangunan tidak bisa dipertanggung jawabkan menjadi bangunan tahan gempa. Jadi penyebab masih banyaknya bangunan yang tak tahan gempa, satu, karena pemahaman masyarakat tidak ada, kedua peran pemerintahnya, sendiri," kata Iswandi.

Dia mengatakan, proses yang benar, harusnya pemerintah memberlakukan proses perizinan IMB untuk bangunan, dengan memperhatikan aspek kebencanaan, termasuk tahan gempa.

Idealnya, jika ada proses perizinan pasti ada gambar yang di-submit oleh si pembuat rumah.

Halaman selanjutnya 123
Penulis: Yongky Yulius Editor: Ichsan Sumber: Tribun Jabar Ikuti kami di Kronologi Wanita Diculik untuk Dijadikan Tumbal, Ditemukan 15 Tahun Kemudian di Sela-sela Batu Sumber: Berita Jawa Barat

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »