GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}

Iriawan Minta BPKP Monitoring Pembangunan di Jawa Barat

Iriawan Minta BPKP Monitoring Pembangunan di Jawa Barat

Iriawan Minta BPKP Monitoring Pembangunan di Jawa Barat "Penyimpangan bisa saja dilakukan instansi atau pihak luar, namun tidak diketahui oleh kepala satuan," kat…

Iriawan Minta BPKP Monitoring Pembangunan di Jawa Barat

Iriawan Minta BPKP Monitoring Pembangunan di Jawa Barat

"Penyimpangan bisa saja dilakukan instansi atau pihak luar, namun tidak diketahui oleh kepala satuan," katanya.

Iriawan Minta BPKP Monitoring Pembangunan di Jawa BaratDok Humas JabarPj Gubernur Jawa Barat tengah berbincang di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Kamis (30/8/2018)

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Penjabat Gubernur Jawa Barat Mochamad Iriawan, meminta Badan Pengawas Kinerja dan Pembangunan (BPKP), agar optimal dalam mengawasi kinerja keuangan dan perkembangan pembangunan di Jawa Barat, baik yang dikerjakan Pusat maupun Daerah.

Untuk itu, Iriawan menyebut bahwa pihak nya telah berdiskusi dengan Kepala Perwakilan BPKP Jawa Barat terkait monitoring, yang ditujukan kepada setiap instansi, di lingkungan kerja Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

"Maka dilakukan monitoring," kata Iriawan di Gedung Nagara Pakuan, Bandung, Kamis (30/08/2018).

Menurut Iriawan, monitoring dilakukan sebagai upaya pencegahaan, untuk menghindari penyimpangan pada suatu proses pembangunan.

"Penyimpangan bisa saja dilakukan instansi atau pihak luar, namun tidak diketahui oleh kepala satuan," katanya.

"Kedua dia 'belok' tahu tapi diam, atau dibelokan. Tapi sebelumnya memang harus ada upaya-upaya pencegahan kepada semuanya sehingga tidak ada permasalahan keuangan khususnya untuk pembangunan," harapnya.

Iriawan juga menambahkan, bahwa BPKP sangat membantu kelancaran kinerja Dinas di Provinsi Jawa Barat. Salah satunya, pada proses penerimaan siswa/i baru di SMA/SMK/MA yang kini jadi kewenangan Provinsi.

"Tim tersebut sudah mengawasi, memang rawan terjadi praktek di sana, tapi belum ditemukan kecurangan, tapi ini semacam pencegahan. Untuk mengelemenir terjadinya kecurangan. Jadi sejauh ini secara keseluruhan Alhamdulilah kondusif," ujarnya.

Editor: Yudha Maulana Sumber: Tribun Jabar Ikuti kami di Detik-detik sebelum Tewas Dibegal, Mahasiswi Bandung Sempat Berencana Salat Tahajud Sumber: Berita Jawa Barat

No comments