DLH Jawa Barat Rencanakan Pembuatan IPAL Terpadu di Kabupaten Bandung | Liputan 24 Jawa Barat
www.AlvinAdam.com

Gratis Berlangganan

Tuliskan Alamat Email Anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

DLH Jawa Barat Rencanakan Pembuatan IPAL Terpadu di Kabupaten Bandung

Posted by On 9:45 AM

DLH Jawa Barat Rencanakan Pembuatan IPAL Terpadu di Kabupaten Bandung

DLH Jawa Barat Rencanakan Pembuatan IPAL Terpadu di Kabupaten Bandung

Pembuatan IPAL Terpadu itu berupaya untuk melokalisir limbah cair agar mudah untuk melakukan pengawasan dan evaluasi.

DLH Jawa Barat Rencanakan Pembuatan IPAL Terpadu di Kabupaten BandungTribun Jabar/Wisnu SaputraSekdis DLH Provinsi Jawa Barat, Prima Mayanintias

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Wisnu Saputra

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Dinas Lingkungan Hidup sudah membuat kajian pembuatan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Terpadu di tiga wilayah Kabupaten Bandung.

Tiga wilayah tersebut adalah Ma jalaya, Bojongsoang, dan Dayeuhkolot.

Pembuatan IPAL Terpadu itu berupaya untuk melokalisir limbah cair agar mudah untuk melakukan pengawasan dan evaluasi.

"Tapi baru yang di Cisirung, Dayeuhkolot yang sudah berjalan untuk 24 pabrik. Rencana itu (pembuatan IPAL Terpadu) memang sudah ada," ujar Sekdis DLH Provinsi Jawa Barat, Prima Mayanintias kepada Tribun Jabar seusai memberikan materi kepada wartawan dan netizen dalam mempercepat pengendalian Sungai Citarum di Hotel Grand Mercure, Kota Bandung, Kamis (2/8/2018) dini hari tadi.

Dalam UU Nomor 32 Tahun 2009, kata Prima, dijelaskan bahwa kegiatan industri yang membuang limbah, baik cair, padat, dan udara, maka industri itu harus melakukan pengelolaan.

Dengan begitu, lanjut dia, sebetulnya yang harus bertanggung jawab atas dampak dari limbah adalah industri itu sendiri.

"Istilahnya poluters pay principal. Mereka yang membuat usaha dan membuang limbah lalu menyebabkan dampak, m aka itu kewajiban mereka," katanya.

Prima mengatakan, pembuatan IPAL Terpadu yang sudah masuk dalam kajian itu nantinya akan dikelola secara private to private.

Sehinga, kata Prima, DLH mudah mengawasi.

Halaman selanjutnya 12
Penulis: Ragil Wisnu Saputra Editor: Fauzie Pradita Abbas Ikuti kami di Tipu Wanita di Jakarta, Pria yang Mengaku Raja Minyak dari Singapura Ditangkap di Bandara Sumber: Berita Jawa Barat

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »