Benarkah Gempa di Jabar Berhubungan dengan Gempa di Lombok? Ini Penjelasan BMKG | Liputan 24 Jawa Barat
www.AlvinAdam.com

Gratis Berlangganan

Tuliskan Alamat Email Anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

Benarkah Gempa di Jabar Berhubungan dengan Gempa di Lombok? Ini Penjelasan BMKG

Posted by On 10:46 AM

Benarkah Gempa di Jabar Berhubungan dengan Gempa di Lombok? Ini Penjelasan BMKG

Benarkah Gempa di Jabar Berhubungan dengan Gempa di Lombok? Ini Penjelasan BMKG

Kepala BMKG Stasiun Geofisika Bandung, Tony Agus Wijaya, menjelaskan, gempa yang terjadi di wilayah Jawa Barat dan Lombok . . .

Benarkah Gempa di Jabar Berhubungan dengan Gempa di Lombok? Ini Penjelasan BMKGbmkg.go.idGempa bumi yang terjadi di selatan Jawa Barat pada Kamis (23/8/2018) dirasakan di wilayah Kabupaten Pangandaran

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Yongky Yulius

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Beberapa gempa bumi yang belum lama ini terjadi di wilayah Jawa Barat membuat masyarakat panik.

Sat u di antaranya, gempa terjadi di wilayah selatan Jawa Barat, Kamis (23/8/2018), sekira pukul 12.29 WIB, berkekuatan M=4.3 dengan pusat gempa bumi terletak pada koordinat 8.1 LS â€" 108.07 BT, tepatnya di laut pada jarak 50 kilometer barat daya dari Kabupaten Tasikmalaya Jawa Barat pada kedalaman 78 kilometer.

Tak sedikit pula masyarakat menghubung-hubungkan gempa yang terjadi di wilayah Jabar karena dipengaruhi oleh gempa di Lombok.

Benarkah demikian?

• Terkait Kursi Kosong di Asian Games, Olympic Council of Asia Surati Inasgoc

• Kesedihan Luis Milla yang Mendalam Saat di Ruang Ganti Timnas U-23, Dibeberkan Bima Sakti

Kepala BMKG Stasiun Geofisika Bandung, Tony Agus Wijaya, menjelaskan, gempa yang terjadi di wilayah Jawa Barat dan Lombok tak berhubungan atau saling merembet.

Selain letak Jawa Barat dengan Lombok relatif jauh, ujarnya, sumber gempa di kedua lokasi juga berbeda.

"Jadi tiap da erah memiliki mekanisme tektonik yang berbeda atau proses tektonik yang berbeda, contohnya di Lombok. Proses tektoniknya seperti itu, ada lapisan batuan yang saling bertumbukan akibat ada tenaga dari inti bumi, itu penyebab peristiwa gempa bumi," katanya saat ditemui Tribun Jabar di kantornya, Jalan Cemara, Kota Bandung, Jumat (24/8/2018).

"Jadi kulit bumi atau lempeng tektonik saling bergerak, kemudian kalau tenaganya berkumpul dan lapisan batuannya tidak mampu menahan, maka batuannya akan patah dan jadi gempa," sambungnya menjelaskan.

Halaman selanjutnya 12
Penulis: Yongky Yulius Editor: Dedy Herdiana Sumber: Tribun Jabar Ikuti kami di Video Massa Mengadang Mobil Presidium 2019 Ganti Presiden Neno Warisman di Gerbang Bandara Pekanbaru Sumber: Berita Jawa Barat

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »