GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}

Kapolda Jawa Barat Copot Kapolsek Cisalak Gara-Gara Tahanan Kabur

Kapolda Jawa Barat Copot Kapolsek Cisalak Gara-Gara Tahanan Kabur

Bandung - Kapolsek Cisalak, AKP Usep Deni dicopot dari jabatannya lantaran ada tahanan Polsek Cisalak, Subang kabur dari rutan. Kapolda Jawa Barat, Irjen Agung Bud…

Kapolda Jawa Barat Copot Kapolsek Cisalak Gara-Gara Tahanan Kabur

Bandung - Kapolsek Cisalak, AKP Usep Deni dicopot dari jabatannya lantaran ada tahanan Polsek Cisalak, Subang kabur dari rutan. Kapolda Jawa Barat, Irjen Agung Budi Maryoto membenarkan hal tersebut,

"Memang benar, ada tahanan melarikan diri di Polsek Cisalak," kata Agung di Mapolda Jabar, Rabu, 18 Juli 2018.

Atas kejadian tersebut Jabatan Kapolsek diganti dengan pimpinan yang baru per 18 Juli 2018. Pencopotan jabatan Kapolsek Cisalak itu merupakan suatu konsekuensi yang harus diterima.

  • Buntut Panjang Pembantaian 292 Buaya di Penangkaran Sorong
  • Sempat Terseok-seok Kuliah, Anak Pedagang Mi Ayam Mampu Jadi Wisudawan Terbaik
  • Enggan Jual Anak Sapi Berkepala Dua, Apa Alasan Sang Pemilik?

Agung menilai langkah i tu diambil karena Kapolsek dianggap tidak bertugas dengan baik dan maksimal. Sebagai pimpinan wilayah hukum Jabar, dengan tegas Agung tidak menoleransi kesalahan siapa pun.

"Kapolseknya sudah saya copot. Tidak ada alasan, kalau‎ ada kejadian seperti itu (tahanan kabur) Kapolsek harus tanggung jawab. Karena kita harus maksimal menjaga kantor dan masyarakat," ujarnya.

Sebelumnya, informasi yang dihimpun JawaPos.com, seorang tahanan Polsek Cisalak, Kabupaten Subang melarikan diri dari rutan Mapolsek Cisalak, beberapa waktu lalu. Hingga saat ini, tahanan itu belum ditemukan.

Atas kejadian tersebut, saat ini anggota Polsek Cisalak dan dibantu Polres Subang masih mencari tahanan kabur tersebut.

Baca berita menarik lainnya dari JawaPos.com di sini.

Simak video pilihan berikut ini:

Saat ditangkap di suatu gubuk di Desa Bulu Parigi, Kecamatan Baras, para tahanan mengaku kelaparan karena selama pe larian mereka hanya makan mie instan yang terbatas.

Sumber: Berita Jawa Barat

No comments