PLN Jaga Pasokan Listrik Saat Pilkada Jawa Barat | Liputan 24 Jawa Barat
www.AlvinAdam.com

Gratis Berlangganan

Tuliskan Alamat Email Anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

PLN Jaga Pasokan Listrik Saat Pilkada Jawa Barat

Posted by On 5:11 PM

PLN Jaga Pasokan Listrik Saat Pilkada Jawa Barat

Liputan6.com, Jakarta - PLN Distribusi Jawa Barat berupaya maksimal untuk menjaga keandalan pasokan listrik sehingga mendukung kelancaran Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) dan Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Barat pada 2018.

Hal ini diwujudkan melalui koordinasi intensif dengan Komisi Pemilihan Umum, baik di tingkat provinsi maupun di kabupaten dan kota. Koordinasi bertujuan untuk memetakan objek-objek yang dianggap vital sesuai agenda Pilgub dan Pilkada serentak yang pemungutan suaranya akan dilaksanakan pada 27 Juni 2018. Demikian mengutip dari keterangan tertulis, Senin (25/6/2018).

Kesiapan yang telah terstandarisasi melalui Prosedur Tetap Siaga Pilkada Serentak Provinsi Jawa Barat pada 2018 ini meliputi peta teknis pasokan listrik pada sejumlah objek penting di seluruh Jawa Barat, skenario manuver beban bila mana terjadi gangguan pasokan listrik karena kondisi di luar prediksi atau force major serta daftar lokasi penting dan pejabat yang terkait dengan pengamanan pasokan listrik.

  • PLN Targetkan Elektrifikasi NTB 100 Persen pada 2020
  • PLN Aliri Listrik di Pulau Gili Gede Jadi Hadiah Lebaran buat Warganya
  • PLN: Seluruh Desa di Kepulauan Riau Terang Benderang di 2019

Pada Siaga Pilkada Serentak tahun ini, PLN Distribusi Jawa Barat menyiagakan 2.633 petugas. Selain itu, PLN menyiapkan sarana pendukung yang meliputi 560 unit kendaraan, 99 unit genset, 18 unit mobil crane, 101 unit gardu bergerak dan 9 unit mobil deteksi dan 4 unit deteksi portable.

PLN juga menginventarisir peta jaringan listrik di 29 Kabupaten dan Kota, terutama yang menyuplai pasokan listrik untuk kantor-kantor Komisi Pemilihan Umum Daerah maupun KPUD Provinsi Jawa Barat di Bandung.

"Petugas kami berjaga di dua ujung tegangan yang menyuplai objek-objek penting selama Pilkada dan Pilgub. Masing-masing objek penting tersebut telah diinventasir pasokan utama dan pasokan cadangan untuk mengantisipasi adanya gangguan. Prinsipnya pasokan listrik sudah siap untuk menunjang pelaksanaan Pilkada Serentak di Jawa Barat," ungkap General Manager PLN Distribusi Jawa Barat Iwan Purwana.

<p><strong><em>*Pantau hasil hitung cepat atau <a href="https://www.liputan6.com/quickcount">Quick Count Pilkada 2018</a> untuk wilayah Jabar, Jateng, Jatim, Sumut, Bali dan Sulsel. Ikuti juga Live Streaming Pilkada Serentak 9 Jam Nonstop hanya di <a href="https://www.liputan6.com/">Liputan6.com</a>.</em></strong></p>

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Ini Cara PLN Mendeteksi Pencurian Listrik

1 dari 2 halaman

Konsumsi Listrik Mulai Naik, PLN Kembali Operasikan Pembangkit

20170406- PLTA Jatigede- Jawa Barat- Immanue   l Antonius
Suasana Waduk Jatigede yang digunakan untuk proyek pembangkit listrik tenaga air (PLTA) di Sumedang, Jawa Barat, Kamis (6/4/2017). Diperkirakan PLTA ini sudah dapat beroperasi pada 2019. (Liputan6.com/Immanuel Antonius)

Sebelumnya, PT PLN (Persero) kembali mengoperasikan pembangkit listrik yang sempat dimatikan saat libur Lebaran. Upaya ini seiring dengan meningkatnya konsumsi listrik setelah libur Lebaran.

Direktur Perencanaan Korporat PLN Syofvi Roekman mengatakan, konsumsi listrik khusunya di Jawa dan Bali mulai meningkat, seiring berakhirnya libur‎ Lebaran dan kembalinya aktivitas perkantoran, pada Kamis 21 Juni 2018.‎

"Sudah dong hari ini. Hari ini sudah mulai," kata Syofvi di Kantor Pusat Pertamina, Jakarta, Kamis 21 Juni 2018.

Syofvi mengungkapkan, seiring meningkatnya konsumsi listrik, PLN mengoperasikan kembali pembangkit listrik yang sempat dimatikan saat libur Lebaran. Dari 7.743 Mega W att (MW) pembangkit yang dimatikan, secara bertahap sudah beroperasi sekitar 5 ribu MW.‎"Mungkin enggak full 7 ribu MW, tapi 5 ribuan pasti masuk," ujarnya.

Syofvi memperkirakan, seluruh pembangkit listrik akan beroperasi normal pada pekan depan. Setelah aktivitas masyarakat kembali normal, ‎dengan beban puncak sebesar 24.194 MW. Sedangkan daya mampu pasokan listrik Jawa Bali mencapai 33.639 MW, sementara saat Lebaran menurun menjadi 16.120 MW.

"Minggu depan sudah harus normal ya (pembangkit listrik). Minggu depan sudah masuk lagi. Per hari ini beban baru 18 ribu MW," tandasnya.

Sumber: Berita Jawa Barat

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »